Home / DIARY / 3 Tempat Unik yang sering di Gunakan saat Berpikir & mengusir Galau

3 Tempat Unik yang sering di Gunakan saat Berpikir & mengusir Galau

Galau Terbaik adalah Ketika Kelelahan Berfikir dan Menemukan solusinya..

loading...

Entah, tulisan ini termasuk dalam katogori apa. Sajak, bukan. Cerita pendek,bukan. Apalagi puisi dan apalagi Tips. Jangan, jangan anda kategorikan tips yang harus diikuti. Yang jelas , berharap ini masih beraliran sastra. Kali ini, saya ingin menulis perihal cerita pribadi, tentang sekelumit pengalaman yang absurt – yang agak aneh, tapi memiliki pengaruh besar dalam hidup. Khususnya dalam dunia kepenulisan saya, dunia imaji saya. Beirikut adalah beberapa tempat yang biasa saya gunakan untuk berpikir dan berimajinasi.

Bermalam di Puncak Bukit

Iya, saya suka sekali bermalam di atas bukit. Saya memang tidak memiliki jadwal khusus kapan harus melakukannya. Tapi, berdasakan pengalaman. Saya akan bermalam ketika jiwa dan raga dalam keadaan resah dan kalut sekalut kalutnya. Depresi berat dan terserang stress akut. Puncak bukit palapa, disitu biasanya saya bermeditasi semalaman. Untuk waktunya, biasanya saya datang sekitar jam 01.00 malam s.d subuh, dijamin sulit tertidur. Saking terlalu khusyu memandangi langit malam yang gemerlap bintang. Maka akan mengurangi beban pikiran yang ada dalam diri.
Bagi anda yang tertarik, jangan sampai anda pergi tanpa membawa alas/tikar, lotion anti nyamuk dan jangan sesekali menyalakan api unggun. Karena akan mengurangi sensasi simedi – meditasi anda.

Toilet, pusatnya imaji.

Selanjutnya, saya akan memulai ke-absurt-an ini didalam Toilet. Ada apa dengan toilet? Jawabannya, sangat teramat penting. Banyak sekali keputusan – keputusan besar dalam hidup saya, bermulai dari toilet. Sebut saja ketika mendapatkan keputusan untuk berpisah dengan si mantan. Lebih tepatnya, saya di putuskan ketika saya berada didalam toilet. Fine. Ternyata bukan bagian ini yang saya maksud. Baik, serius. Banyak sekali apa yang saya alami di masa sekarang, berkat berpikir keras dalam pengambilan keputusan saat berada di toilet. Misal, saat harus meneruskan Kuliah atau tidak. Memilih tempat bekerja. Menjadwalkan aktifitas dalam keseharian. Sampai-sampai, tidak “mules”pun, saya akan pergi ke toilet dan memulai berpikir. Salah satunya, hasil dari Tulisan ini 😀

Keliling Kota Tengah Malam

Ini tidak berlaku di seluruh kota, apalagi jakarta. Hanya kota-kota tertentu dengan tingkat ketenangan dan keamanan yang terjamin. Di bandar lampung sendiri, aktifitas malam ramainya sampai jam 1 malam, selebihnya kota akan tenang dan sepi. Nah di waktu kota sedang tenang dan sepi inilah, jam yang tepat untuk berkeliling. Merasakan kesegaran udara malam bercampur sisa sisa polusi yang sedang proses pengembunan. Sekali lagi, ini berlaku bagi kota yang menjamin keamanannya. Seperti di bandar lampung, bersyukur tingkat keamanan di kota ini sangat TOP. Balik lagi ke pembahasan, di bandar lampung, semakin malam maka semakin indah dan sejuk. Suasana kota yang di penuhi dengan bukit bukit cantik, di kelilingi oleh teluk teluk & pantai yang indah. Membuat nuansa malam semakin merona. Keindahan dan sensasi nya lah yang membuat pikiran tenang dan relax. Biasanya saya berkeliling dengan motor, agar udara semakin terasa diwajah dan tembus ke otak bagian dalam .

Nah, sementara ini, 3 tempat itulah yang biasa saya gunakan untuk pelampiasan. Ada yang sengaja tidak saya masukan point diatas. Karena ini diatas segala gala ketenangan. Yakni bermediasi dengan Allah di sepertiga malam, baik di masjid atau di rumah. Itu waktu terbaik dan sebaik baik tempat. 3 point di atas saya jadikan selingan saja, bukan rutinitas. Hanya disaat saat saya sedang jenuh melampiaskan kesakitan hati sendiri didalam rumah.

Terima kasih, 🙂

Related Post

loading...

Check Also

Pak Guru, Kapan Datang Kembali ?

loading... Malam mulai beranjak. Bintang yang bertebaran di angkasa seolah tak tampak. Lampu-lampu penerang rumah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *