Home / OPINI

OPINI

Jangan Bingung,itu Berat | SMK Negeri 3 Bandar lampung Saja

Saya, M.Mansyur. Hobby mengenang masa lalu. Cita – cita mendamaikan kesepian banyak orang. Tapi, saya sendiri kesusahan mendamaikan aku dengan kenangan. Masih saja ia menjadi bagian penting saat ini, untuk di bincangkan dan di hadirkan di masa depan,keindahannya. Persis,seperti postingan edisi hari ini.

Guys, pada postingan kali ini. Saya akan mengupas sedikit kenangan masa lalu. Tepatnya dimasa SMK dulu. Bukan hanya dilan yang rindu, saya pun rindu. Meski berat. Kenangan itu teramat indah dan sayang jika dibuang.

Saya akan menggunakan konsep tanya jawab, untuk menghindari kebosanan dan kejenuhan kalian dalam membaca setiap postingan saya. Pun, untuk mempermudah mengambil setiap sudut momen yang ingin saya angkat. Semoga menjadi bagian dari kenangan indah , khsusus untuk kawan seperjuangan. Juga, semoga menjadi motivasi dan evaluasi untuk saya sendiri. Beruntung jika bermanfaat bagi para pembaca sekalian 🙂

Hai, Mansyur. Dulu sekolah di SMK mana dan ambil jurusan apa?

Dulu saya sekolah di SMK Negeri 3 Bandar Lampung, jurusan Tata Busana.

Apa aja yang dipelajari di SMK jurusan tersebut?

Jurusan tata busana banyak sekali sub keilmuan yang dipelajari. Mulai dari mengenal jenis bahan, menjahit, menggambar desain, membuat pola sampai dengan tata rias. Bukan hanya itu, di tata busana juga kita diajarkan mengenal jenis warna, perpaduan dan kombinasi. Sekaligus diajarkan melukis dan menggambar dengan benar. Seru pokoknya.

Kenapa dulu memutuskan masuk SMK dibanding SMA?

Well, jujur saya termasuk dari keluarga yang pas-passan. Orientasi saya dulu selain belajar adalah bekerja. Jadi tidak heran, saat masih masa masa belajar pun, saya sudah menerima pesanan jahir dirumah sambil mencari uang tambahan. Dan syukur alhamdulillah juga selepas lulus saya diterima disalah satu butik di bandar lampung, sebagai perancang busana spesial Wanita. Nah, hal yang begini yang saya rasa tidak bisa saya dapatkan kalau saya dulu masuk SMA.

Intinya ,Karena dengan sekolah di SMK, kita diberikan kemampuan khusus sesuai dengan jurusan masing masing. Kita juga diberikan keterampilan yang bisa langsung digunakan. Setidaknya, jika kita tidak diberikan kesempatan oleh Allah untuk kuliah, kita masih bisa berkarya dengan segenap keterampilan yang ada.

Kamu sendiri setelah lulus SMK, lanjut kuliah atau tidak. Jika iya, dimana dan jurusan apa?

Saya sendiri alhamdulillah lanjut kuliah. Setelah saya lulus SMK saya bekerja, kemudian diberikan kesadaran untuk mengetahui bahwa pengetahuan dan wawasan keilmuan lain juga sangatlah penting. Dan alhamdulillah saya juga dulu diberikan kemampuan finansial hasil dari pekerjaan saya, dan di tambah dengan bantuan dari seorang kakak. So, saya lanjutkan kuliah di IAIN Raden Intan Lampung, Fakultas dakwah ,Jurusan Komunikasi dan penyiar islam.

Apa alasan kamu mengambil jurusan kuliah tersebut?

Saya memiliki ketertarikan khusus dibidang jurnalistik , khsusunya yang berkaitan dengan Public Speaking. Seperti presenter, reporter dan lain lain. Saya menyukai dunia entertaintment juga. Dan saya lihat, di jurusan komunikasi ini saya merasa menemukan diri yang sebenarnya. Apalagi nilai plus dari jurusan ini adalah, saya diajarkan juga mengenal diri sebagai muslim sejati, yang diajarkan untuk tetap menegakkan dakwah apapun kondisi dan profesinya. Tetapi, bukan berarti dengan alasan ini, saya merasa menyesal dulu sekolah di SMK. Justru, saya bisa kuliah karena keterampilan saya sebagai desainer, saya membiayai kuliah saya hampir sepenuhnya didapat dari kerja sebagai desaianer waktu itu. Saya bekerja sambil kuliah sampai semester 5. setelah itu, saya mulai disibukan dengan konsentrasi jurusan kuliah. Saya mulai aktif berkarir di dunia entertain, menjadi MC , Presenter dan penyiar radio. Tapi perlu diketahui, sepenjang karir saya di dunia public speaker, keahlian saya sebagai desainer sangat amat membantu dalam kelancarannya.

Sekali lagi, saya tidak merasa sia sia pernah belajar di SMK. Justru, karena dari smk lah, saya belajar etos kerja, disiplin kerja dan bagaimana menjalankan bisnis berbasis keterampilan. Bahkan, sampai saat tulisan ini diketikpun, saya masih menjalankan projek saya sebagai desainer. Menerima pesananan busana dan merancang busana.

Waktu kuliah, merasa canggung atau minder nggak dengan lulusan dari SMA?

Justru saya merasa bangga sekali pernah belajar di SMK N 3 Bandar Lampung. Saya memiliki ketarampilan yang khsuus dan jelas. Dibanding banyak rekan saya yang masih kebingungan dengan keahlian yang ia miliki. Saya merasa punya nilai lebih, salah satunya adalah kuliah sambil bekerja.

Justru, hal yang membuat saya minder adalah, ketika saya tahu kampus saya ini adalah berbasis islami. Pun, rekan sekelas saya adalah orang-orang yang sangat berbakat dibidang agama, sebagain besar lulusan pesantren dan minimal MAN ( Madrasaah Aliah Negeri). Saya minder karena ternyata pengetahuan dan wawasan agama saya sangat amat lemah. Tapi dengan adanya keminderan tersebut, saya semakin termotivasi untuk bisa bangkit dan bangkit.

Siapa yang paling menginspirasi kamu di masa sekolah atau kuliah?

Orang tua, dan kakak adik. Mereka semua adalah manusia keren. Meski mereka rata rata lulusan SD Dan SMP. Kerja keras dan kesadaran akan pentingnya ilmu pngetahuan sangat di agungkan. Saya bangga memiliki mereka. Gelar sarjana saya untuk mereka, karena di keluarga saya hanya saya yang bertitle S1.

Kasih tips dong buat anak SMK, supaya bisa bersaing di kampus dan dunia kerja!

TIPS Pertama, Kesadaran dan kepekaan tentang persaingan masa depan harus tumbuh dari sekarang. Tetapi perlu diketahui, persaingan yang akan datang bukan tentang pekerjaan dan keterempilan saja. Tetapi juga tentang kecakapan wawasan dan ilmu pengetahuan. Nah, jika ingin menjadi pekerja, jadilah pekerja yang cerdas dan pintar. Agar tidak mudah di bohongi mitra kerjanya. Jalan yang saya tempuh saat ini adalah, menyempurnakan keahlian saya sebagai desainer, dengan wawasan keilmuan bidang lain. Salah satunya adalah dibidang dakwah. Saya ingin menjadi pebisnis busana yang mengutamakan nilai nilai keislaman dan syariat.

Tips berikutnya, harus optimis dan percaya diri. Ini yang sangat penting. Yang namanya persaingan, tentulah mencari siapa yang terbaik. Dan untuk meraih terbaik, salah satu prosesnya adalah raih dengan percaya diri dan keoptimisan bahwa saya mampu.

Artikel lain tentang saya, klik DISINI .

Surat Kecil untuk Calon Gubernur & Wakil Gubernur Lampung

Kepada YTh
Para Calon Gubernur dan Wakil

Selamat malam. kepada bapak/Ibu  Cagub-Cawagub Lampung yang sangat mengakrabi malam. Sengaja saya tujukan surat ini di malam hari. Karena saya yakin diwaktu malamlah, kalian dengan segenap tenaga dan pikiran menghabiskan malam untuk memikirkan kemajuan Lampung. Karena dimalam jua-lah, kalian sulit tertidur dan tidak sempat membayangkan senikmat apa kalian bangun diesok hari, hanya untuk membangun lampung. Kan? Semoga ..

Kepada Bapak/Ibu Cagub & Cawagub yang saya banggakan. Saya, kami dan kita semua warga Lampung percaya didalam hati yang paling agung, kalian berani mencalonkan diri dengan segenap modal Iman dan juga ikrar janji setia yang diucapkan dengan lisan dan Inshallah akan di wujudkan dengan perbuatan yang baik. Kami percaya kepada kalian semua, dan siapapun kalian yang akan memimpin Lampung, kami menunggu dengan penuh kesetiaan dan harapan untuk realisasi itikad baik kalian.

Kepada Bapak/Ibu Cagub & Cawagub yang Cerdas dan berwawasan luas. Saya adalah salah satu contoh warga lampung yang awam dan bodoh, yang hanya bisa melihat kursi keGubernuran gonjang ganjing berputar mencari Tuannya. Entah dengan cara apa kalian menaklukan kursi itu, saya hanya bisa berdo’a agar kursi itu diduduki oleh tuannya yang Bijak, berwibawa dan berbakti untuk kami,rakyatnya.

Kepada Bapak/Ibu Cagub & Cawagub yang kedua telinganya masih teramat baik untuk mendengar. Semoga kelak, siapapun diantara kalian yang terpilih mampu mendengar suara suara dan rintihan warganya. Betatapun banyak diantara pemimpin belahan dunia yang tak peduli akan teriakkan warganya. Tapi saya percaya, bapak/Ibu termasuk kedalam bagian pemimpin-pemimpin yang adil.

Kepada Bapak/Ibu Cagub & Cawagub yang Kedua matanya masih bersinar binar,sehat dan mampu melihat dengan baik. Semoga bapak/ibu kelak selalu mampu melihat seperti apa kondisi warga lampung saat ini. Alangkah masih banyaknya warga dan saudara saudara saya diluaran sana yang masih hidup dalam ketidakadilan, kesusahan dan kesengsaraan. Pemerataan pembangunan dan SDM yang tidak terbina dengan baik. Kurangnya akses pendidikan, minimnya pembangunan ekonomi ataupun kebijakan lainnya. Semoga dengan kelihaian mata bapak/ibu melihat, kelak mereka akan dengan sangat mudah mengatakan “Inilah pemimpin yang sebenarnya. Yang sangat mencintai warganya. Yang adil dan beradab. Pemimpin yang tidak Buta, pemimpin yang tidak Buta” .

Kepada Bapak/Ibu Cagub & Cawagub yang cintanya masih berpatri dalam jiwa. Saya hanya mengingatkan. (Sekali lagi), mengingatkan bahwa cinta sejati seorang pemimpin adalah manakala ia dicintai warganya. Dengan segenap kebijakanya. Dengan segenap kontribusinya. Dan dengan sepenuh pengorbanan, perjuangan (pun) keikhlasannya. Bapak Ibu Cagub-Cawagub yang kedua tangannya masih sangat kuat, semoga kelak jika terpilih. Menjadilah pemimpin pilihan yang dengan kedua tangannya, ia ciptakan berjuta tepuk tangan warganya pertanda Berhasilnya kalian dalam memimpin kami.

Kepada Bapak/Ibu Cagub & Cawagub yang baik. Mungkin hanya inilah harapan saya. Mohon untuk dimaafkan, jika dalam penulisan ini ada kata yang tidak berkenan dan membuat pikiran kepada bapak/ibu. Ini hanyalah sebuat surat semata, yang dibuat dengan berdasarkan cinta dan juga harapan. Semoga bapak/ibu kelak setelah terpilih, segeralah membalas surat saya ini dengan segenap penciptaan kehidupan yang baik dan makmur untuk kami, Calon wargamu.
(M.Mansyur , Warga Teluk Betung Barat, Bandar Lampung)

Siapa Jodohku?

Hampir semua manusia meyakini bahwa jodoh tidak akan kemana,kan?. Semua manusia diciptakan berpasang pasangan,kan? . Tapi kenapa selalu saja ada yang menggelisahkan tentang jodohnya? Entah. Tapi sebenarnya, bagian paling menarik dari bahasan tentang jodoh adalah rasa penasarannya. “Dimana jodohku,siapa jodohku dan kapan bertemu jodohku”.Right?

Kali ini saya merasa tertarik menulis konten tentang jodoh, selain sebagai pembahasan yang asyik. Saya juga merasa bebas membaperkan diri di ruang ini, karena akan banyak tercipta kalimat kalimat yang syahdu. Kalimat yang mengandung harapan, doa dan juga motivasi.

Sebelumnya, izinkan saya membuat sebuah pengantar yang tersusun dalam beberapa titik jeda dibawah ini :

Jodoh itu bukan siapa cepat dia dapat. Tapi tatkala Allah sudah tetapkan, inshallah ia tepat dan pasti dapat. Untukmu wanita, tak perlulah kau gundah mencari siapa pemilik Tulang rusukmu. Karena pada hakikatnya, seorang pemilik akan mencarinya jika sesuatu yang penting hilang dalam dirinya. Untukmu lelaki, Berhentilah berpura pura kuat, tulang punggungmu semakin lama akan mengeropos,lapuk dan juga bengkok. Engkau membutuhkan penyangga tulang yang kokoh, Rusuk.

Fine, anggap saja kalimat diatas adalah motivasi. Tapi lebih pantas disebut senjata makan tuan, untuk saya sendiri. Gubrak!. Lupakan. Fokus..

saya akan lebih mengerucutkan lagi di pembahasan ini, karena saya sendiri hampir kesusahan ingin menembak fokus dibagian apa. Jujur, bicara tentang jodoh , banyak hal yang harus di kupas. Karena semuanya saling berhubungan. Nah, dibagian ini saya akan memfokuskan pada posisi dimana seseorang dengan segenap kesiapan, kematangan dan ketidaktampanannya menggapai jodoh. Tetapi belum juga kesampaian untuk mendapat kesempatan meraih jodohnya. Dia adalah, aku . Eya!

Ya, harapannya sih semoga ada pembaca yang terwakilkan perasaannya ditulisan ini . Alias “senasib” (Tidak untuk di aamiin kan)

Mansyur, Kenapa Belum Menikah?

Saya jawab, “karena belum jodoh”. What? Selesai deh tulisan ini jika saya jawab secepat dan sesimple itu. Oke, saya akan jawab dengan jawaban yang lebih diplomatis dan akademis :

Sedemikian Tak terhingganya khasanah dan ilmu pengetahuan, beragam penelitian dan kajian yang empiris terhadap topik jodoh makin tak terhitung jumlahnya. Dari kesekian banyaknya aneka dan metode pemikiran, semkin bimbanglah kita menentukan kebenaran mana yang ingin kita ikuti. Termasuk, penentuan sikap dan pilihan kita untuk menentukan mahligai cinta pautan hati bersanding dalam ikatan suci, semakin tak jelas tak tentu arah dan semakin samar samar. (Seperti tulisan ini).

Beragam Prediksi-Pun tercipta, introspeksi diripun hanya sebatas penggugur teori. Pada akhirnya hanya buntu dalam sebuah pernyataan :

“Kenapa Aku belum juga menikah ?”

Pernyataan berbentuk tanya diatas tidaklah sesederhana seperti apa yang saya pikirkan, namun tidaklah sesulit apa yang mungkin anda pikirkan. Untuk menjawabnyapun, saya membutuhkan banyak literasi, pengumpulan data baku, pengelompokan bukti dan fakta dilapangan. serta dorongan yang sangat kuat dari faktor eksternal dan internal. Namun tidak juga membuahkan hasil seperti apa bentuk jodohku. Kemudian, setelah berjibaku dengan teori dan kesimpulan hati. Terkumpul hasil dari sekian banyaknya kesakitan, kesendirian dan kesepian. Inilah jawabannya :

Tidak seorangpun manusia yang pintar mencari jodoh,memilih jodoh dan menemukan pasangannya. Tidak ada satupun !. Karena pada hakikatnya, jodoh bukanlah miliki manusia. Jodoh adalah milik Allah. Allah menganugerahkannya kepada seluruh Makhluk hidup, khususnya Manusia. Allah-pun memberikan motivasinya didalam Al-qur’an bahwa Allah ciptakan kita semua berpasang-pasangan. Tugas kita hanyalah bagaimana kita berjuang dan meraihnya. Dan untukmu, aku tidak tau jodohku siapa. Tapi jika esensi jodoh adalah sebuah perjuangan, maka ketahuilah engkau yang ku perjuangkan selama ini. Dalam doa, dalam niat dan dalam usaha karena Allah. Cukup.

Jadi, Hai untukmu yang sudah menemukan jodohmu, bersyukurlah. Karena Allah menyegerakan olehmu jodohmu. Hai engkau yang sedang berusaha meraih jodoh, perbaiki dirimu karena Allah. Dan jangan memperbaiki diri hanya karena ingin mendapatkan makhluk-NYA. Luruska niat, cinta dan komitmen hati.

Kamu pilih-pilih ya ?

What? Dengan kondisi badan yang tidak mirip afgan begini dibilang pilih-pilih. Penting saya sampaikan : Memilih itu harus, untuk menghindari salah plih. Tapi kalau terlalu memilih, namanya Keterlaluan. Dan jangan lupa, kita juga bagian dari yang dipilih, jangan sampai kita termasuk objek dari salah pilihnya si do’i. Intinya, sebelum memilih dan dipilih, perbaikilah diri.

Intermezo : saya sudah sampai tahap memilih, tinggal pantaskah saya menjadi pilihannya.

Bagaimana Tipe pasanganmu?

Jujur sih ya, tentang kriteria saya tidak terlalu mem’pusing’kan. Yang penting dia bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anak. Membina dan membimbing dalam hal agama dan pengetahuan. Untuk fisik, saya berani mengatakan itu adalah relatif. Bagi saya, wanita cantik dan seksi adalah yang ketika memandang wajahnya, syurga serasa dekat dipelupuk mata, eya..

tentang tipe, intinya adalah :

Allah pernah Berfirman dalam Al’qur’annya bahwa, “ Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. (Q.S Al-Baqarah: 187).

Jadi, bagi saya adalah “Sebuah Pakaian” bisa saja Pas atau tidak. Cocok atau tidak. Tetapi esensi dan filosofi pakaian yang sebenarnya adalah pakaian akan menutupi, memperindah dan melindungi diri. Dari segala kekurangan kita, ketidak sempurnaan kita dan kejelekan kita. Itulah tipa wanita pasanganku, tidak seberapa penting ia berparas cantik . Tapi selama ia bisa menjadi bagian dari penutup kejelekan dan ketidaksempurnaan diri, insyallah saya bahagia.

Baiklah, sekian tulisan tentang jodoh yang bersumber dari ketidaksahihan diri ini. Saya bukanlah pakar jodoh. Saya hanya berusaha menulis apa yang saya ketahui dan rasakan. Karena disnilah, saya merasa merdeka mengungkapkan pendapat. Bagi yang kurnag berkenan, saya minta maaf. Smoga kita segera menikah. Alfatihah ..

Rahasia di Balik Keluhan Lelaki

Sepertinya tidak perlu lagi saya berikan kalimat pengantar tentang Hidup yang penuh cobaan dan masalah. Karena sudah pasti, siapapun yang hidup, Masalah akan selalu ada. Pun, adanya tulisan sederhana ini juga dilatarbelakangi oleh adanya masalah. Ya, saya membuat tulisan ini 1 jam setelah mendapati banyak sekali masalah dalam hidup. Dan saya tidak tau harus terlampiaskan semuanya dengan cara apa dan kepada siapa, selain kepada wanita tercinta dan blog ini. Alhasil, terciptalah sederet huruf yang tidak berfaedah ini.

Point yang ingin saya sampaikan di tulisan ini adalah, Rahasia di balik keluhan lelaki terhadap wanitanya. Saya memang bukan ahli fsikolog, apalagi percintaan. Tetapi, sederet panjang pengalaman yang sudah saya lalui, dirasa sangat cukup dijadikan bahan untuk mengisi konten dr judul tulisan ini. Tentang rahasia yang harus diketahui wanita, perihal lelakinya yang kadang mengeluh. Inilah dia :

Mengeluh Bukan Berarti Lemah

Motif lain dari terciptanya tulisan ini adalah, saya termasuk pria yang bisa dikatakan pendiam dalam hal urusan pribadi, tetapi jika menemukan orang yang sangat amat nyaman untuk di ajak terbuka, maka overactive saya akan kambuh. Sulit mengontrol keterbukaan yang semsetinya tidak dilakukan oleh kebanyakan pria lain, yaitu mencurahkan segalanya. Sekecil apapun itu perkara.

Kadang juga saya suka mengeluhkan masalah yang dirasa sangat amat berat. Tapi, ternyata masih ada wanita yang menganggap keluhan Pria adalah sebuah kelemahan. Wanita, Ketahuilah. Curahan seorang lelaki , tidak melulu soal “mentoknya” jalan keluar dan solusi. Bukan pula tentang kelemahan dan ketidakberdayaannya. Lelaki mengeluhkan persoalan hidup padamu, bisa jadi adalah untuk menunjukan bahwa engkau adalah wanita yang sangat amat Penting dalam hidupnya. Yang tidak ingin didalam kejadian besar dan bersejarah dalam perjalanan lelaki, kau melewatkannya begitu saja. Ia ingin menjadikanmu sebagai saksi perjuanagan dan saksi keperkasaannya. Wanita,  ketika lelaki memiliki pikiran untuk mengeluhkan masalahnya padamu, pada saat itu juga bumi seakan runtuh dan berat. Karena ia takut wanita menyalahpahami maksudnya, sehingga hilanglah harga dirinya. Padahal, ia rela menahan malu untuk mengeluh padamu, untuk menjadikanmu spesial dalam keterpurukannya,bukan hanya disaat sukanya saja.

Jadi, berhentilah menganggap keluhan lelaki itu sebagai bagian dari kelemahan. Berhentilah merespon keluhan lelaki dengan kalimat “Lelaki kok ngeluh sama wanita”.

Lelaki Juga Punya Air Mata

saya pernah mendengar kalimat “Airmata Lelaki adalah Kejujuran”. Ya, dalam konteks ketegaran hidup. Saya mengakuinya. Lelaki juga memiliki air mata, yang akan ia jatuhkan disaat serius . Seriusnya ia dalam keterpurukan. Air mata lelaki itu terdiri dari keringat, darah dan harga diri. Bukan sekedar lelehan air yang bisa kapan saja ia tumpahkan. Lelaki tidak menangis ditempat yang sederhana, bukan juga ditempat sembarang. Lelaki akan menangis dalam tegaknya badan, teguhnya hati dan kuatnya pendirian. Jadi, engkau wanita, ketika lelaki mu mengeluh disertai dengan butiran air mata. Beruntunglah, engkau sudah dijadikan wanita paling berharga dalam hidupnya. Berterima kasihlah pada airmatanya, karena engkau sudah dijadikan sebagai wanita paling sepsial, paling penting.

Lelaki, tidak menangis kepada sembarangan orang.

Lelaki Hanya Ingin didengar

Wanita, point terakhir ini saya menganggapnya point terpenting. Kenapa, krna ini menjawab semua fenomena diabad ini. Tatkala wanita menganggap keluhan seorang pria adalah tidak semestinya dilakukan. Ingatlah, Lelaki itu lebih tegar, lebih cerdas dan lebih berani . Setuju atau tidak,silahkan anda jawab sendiri. Inti dri poin ini adalah, pria tidak begitu membutuhkan solusi, masukan, semangat dan bantuan. Ia hanya ingin di dengarkan. Ia hanya ingin segala keluh kesahnya adalah sebuah keniscayaan. Ia hanya ingin menjelaskan bahwa, sekuat dan setegarnya lelaki, masih membutuhkan sosok wanita di sampingnya. Sosok wanita yang selalu ada disaat suka dan duka. ia hanya ingin mempertegas keadaan, kalau wanitanya tetap akan menerima meski dalam keadaan terpuruk sekalipun.

Done, tidak ada maksud lain dari tulisan ini. Point point yang saya buat, adalah murni hasil hikmah yang saya dapatkan dari sosok wanita. Ia adalah kekasihku, yang sangat amat saya kagumi dan cintai. Yang menagnggap semuanya adalah keniscayaan. Ia tidak menganggpku lemah tatkala saya mengeluh, justru saya merasa menjadi lelaki terkuat dimuka bumi ini. Karena bisa menaklukan hati wanita yang amat besar dan baik. Karena bisa disandingkan dengan wanita yang memahami lelaki sebegitu jauhnya. Umi rojiati, aku mencintaimu.

Bahasa Inggris,SUSAH!

Sebelum saya menulis lebih banyak tentang isi postingan ini, saya mau komentari judul diatas dengan tanda seru berderet tiga. You know guys? Itu adlah sebuah penegasan kalau saya benar – benar sedang, ingin, dan selalu belajar bahasa inggris. But until now i can’t 😦 . tapi until the end oftime saya akan terus dan selalu belajar (hiraukan grammernya 🙂 )

Teman, saya termasuk orang yang susah sekali mempelajari bahasa asing. Sejak SD – SMA , tidak sedikit waktu yang saya habiskan untuk mempelajari bahasa yang entah di bilang sulit atau mudah ini. Dikatakan Sulit bagi saya karena sampai saat ini saya masih menjadi penutur passive. Disatu sisi saya mengatakan mudah karena sampai detik ini juga, saya masih sangat menyukai belajar bahasa inggris. Dan jika di hitung skema perkembangan saya sampai saat ini, alhamdulillah sudah terbilang ada kemajuan di bandingkan dengan yang saya dulu. Kabar baiknya,Prestasi terbaik saya saat ini adalah, saya sudah dan pernah melakukan percakapan langsung dengan bule. saya sudah bisa memahami jika ada orang yang berbicara bahasa inggris,meski tidak sepenuhnya. Alhamdulillaaah.. dan kabar buruknya, si bule kagak ngerti apa yang saya bicarakan.

Nah, berdasarkan pengalaman yang sudah saya lewati selama ini. Ada beberapa kesimpulan yang bisa saya ulas tentang kenapa susah sekali memahami bahasa inggris,

Menurut pengalaman saya, penyebab utama kenapa kemampuan berbahasa Inggris kita sulit meningkat hanya ada 4.

1. Kebiasaan berbahasa Indonesia yang tidak sesuai EYD

Kalau kita ngomong atau nulis, pada umumnya kita suka muter-muter (not to the point) dan tidak terstruktur, sehingga sering kita tidak tahu mana main subject, main verb, dan seterusnya. Lho, apa hubungannya dengan bahasa Inggris? Jawabannya ada di poin berikut!

2. Karena kita menggunakan lebih dari satu partisi.

Ketika berbahasa Inggris, baik via speaking maupun writing, kita umumnya mempartisi otak kita menjadi 2, yaitu partisi A untuk bahasa Indonesia dan partisi B untuk bahasa Inggris. Pertama-tama kalimat dibuat dulu di partisi A, baru kemudian diekspor dan ditranslate di partisi B sebelum akhirnya diekspresikan lewat speaking or writing. Efeknya adalah pola atau grammar yang sudah susah-payah dipelajari sejak SMP menjadi terlupakan karena partisi B terlalu sibuk mentraslate kata demi kata yang dibuat di partisi A. Dan, karena kalimat bahasa Indonesianya muter-muter dan tidak terstruktur, partisi B menjadi tambah pusing dalam melakukan translasi. Akibatnya, partisi B sering hang (macet) dan no output yang dihasilkan. Kalau pun partisi B menghasilkan output, output tersebut umumnya masih jauh di bawah standar, alias bahasa Inggris yang jelek. Selain itu, lawan bicara biasanya sudah tertidur dimakan nyamuk karena kelamaan nunggu.

3. Motivasi yang tidak konsisten.

Bagi saya, motivasi untuk belajar bahasa Inggris pada umumnya hanya karena ingin mendapat nilai bagus (dulu). Artinya, bahasa Inggris hanya dipelajari waktu mau ujian, dan setelah ujian selesai bukunya sudah mengendap entah dimana. Bahkan , sekarang motivasi belajar bahasa inggris muncul Mood-mood’an. Ketika liat orang lain cakap english, timbul pengen cepet bisa. Dan sesudahnya, lupaaa..

4. Metode belajar bahasa Inggris yang kurang tepat

Jika hanya mengandalkan daya hafal, your English will not get better guys,

persis seperti yang saya jalani selama ini. Saya selalu menghafal setiap kalimat / kata. Dan endingnya. Bingung!

So?
para pembaca, tolong dong carikan solusi masalah saya ini. Cara yang paling jitu, yang paling ampuh. Yang paling ekstreem juga sya terima. Yang penting GOAL. Anggap saja ini adalah keluhan saya yang sangat darurat. 😦

Catatan Musim PEMIRA

Pemira IAIN Lampung sebentar lagi. Sebagai bagian yg pernah merasakan hegemoni perhelatan akbar ini. Saya mewajarkan jika saya (meskipun) sbg alumni kampus ttap ikut bersuara dan berekspresi . tak lain Sbg bentuk partisipasi kegembiraan . Tanpa ada maksud menyinggung siapapun. Murni – Dengan satu tujuan dan harapan yg satu,pemira yg sukses.

Suksesnya Pemira mahasiswa merupakan langkah awal untuk meningkatkan kualitas pergerakan mahasiswa serta kinerja wakil mahasiswa. Dari itu semua, tidak ada salahnya jika kita belajar dari pengalaman Pemira sebelumnya dengan harapan dapat mewujudkan Pemira yang lebih baik. Jangan sampai jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kalinya,ya kan?

kita semua tahu, pemira merupakan event yang ditunggu-tunggu keberlangsungannya. Terlebih bagi aktifis kampus. Bagaimana tidak? Pemira yang diadakan satu tahun sekali ini adalah event yang menentukan wakil-wakil mahasiswa untuk menduduki jabatan dalam Senat Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa untuk satu tahun ke depan. Tentunya maju dan berkualitasnya organisasi mahasiswa tersebut adalah salah satu faktor dapat dikatakannya maju dan berkualitasnya kampus kita.

Pemira, Dimana merupakan sebuah miniatur demokrasi yang ada di negeri ini. Untuk sebuah pembelajaran mahasiswa memilih dan dipilih, untuk belajar membuat suatu strategi dan tujuan yg besar, untuk belajar mengkoordinasi mahasiswa , dan masih banyak lagi yang dapat kita pelajari dari sistem ini.

Jika kita kembali ke mkna teknis demokrasi itu sendiri adalah sistem pemerintahan yang dilaksanakan dari rakyat, oleh rakyat , dan untuk rakyat. dalam hal ini mahasswa. Oleh karena itu mahasiswalah yang menjadi actor penting dalam berjalannya demokrasi ini.
Dan sagat amat penting, politik yg santun – yang bersih, yang mengedepankan kepentingan khalayak mahasiswa dn bukan golonganlah yang harus di miliki bagi penyelenggara pemira. Dalam hal ini panitia pemira ,juga pengayom mahasiswa (PR 3).
Harus bersih. Benar benar harus bersih.

pun, sangatlah setuju dan wajar jika saya katakan bahwa kampus kita saat ini membutuhkan seorang pemimpin yang bener bener memipiki jiwa pemimpin sejati. pemahaman Agama baik, yg Cerdas, integritas,softskill yang berkelas Dan hal terpenting, dia harus mangerti kearifan lokal kampus. peka terhadap permahasalah – permsalaha kmpus yg krusial sampai yg sederhana. Bener bener harus pemimpin yg bijak – solutif.

Pesan sederhana untuk para pemilih. Untuk mahasiswa yg tidak memilih Golput. Yang pintar yang intelektual. Kenali calonmu dari sekarang. Ketahui kapabilitas dan kwalitasnya. Kawal calonmu dari sekarang. Dengn sebenar benar hati nurani dan kebijaksanaan.
Ingat, Jika tidak ingin menyesal,memilih Jangan Asal.

salam bahagia dan selamat memilih.
(M.Mansyur)