PUISI

Froggy, Bukan Sekedar Binatang Peliharaan

Katak Bertanduk,Froggy. Belum begitu lama kita bersama. Meski ku tau kau bukan binatang yang biasa di berikan ruang untuk bersama manusia, aku tetap mengambilmu dan merawatmu. memberimu makan agar kau tak kelaparan & menempatkanmu dalam ruang yang mungkin tak layak bagimu.

aneh memang, ketika ku pegang erat badanmu. tak sedikitpun rasa “jijik” yang kebanyakan orang rasakan. bahkan , kau menjadi kerinduan yang ku inginkan saat pulang kerumah.

(Sekali lagi) karena engkau bukanlah manusia, sebelah mata pandangan orang sudahlah wajar biasa. Terserah. kamulah yang tetap ku ajak berbicara, meski ku tak yakin kau pun memahaminya. adalah suatu kebahagiaan saat ku usap punggungmu dan kau mendengkur. entah takut, malu-malu atau karena rasa rindu seharian tak bertemu yang menjadikanmu seperti itu. tapi bagiku,

kau kegirangan. karena itulah, engkau sangat menggemaskan. Froggy.

tetaplah jadi binatang yang berbeda, yang jika semakin di perhatikan semakin sayang . Semakin meenggemaskan.
Dari majikanmu, yang masih belajar menyayangimu dan sebangsamu.. (M.Mansyur)

Froggy, adalah seekor katak dengan ciri-ciri unik. memiliki tanduk dikepalanya, meski terlihat berkulit keras kasar, padahal hewan ini sangat lembut dan halus. iya sering disebut katak bertanduk / kodok bertanduk dengan nama lain adalah Megophrys Nasuta / Megophrys montana. Binatang ini sekarang sangat langka, sering ditemukan di daerah pegunungan sumatera dan kalimantan.

Kita Berbeda Banyak Hal | tapi sama dalam satu Hal

kita sering berbeda. tentang pendapat, pandangan, apalagi kesukaan. tentang sikap kita yang kadang kekanak-kanakan,  maafkanlah. cukup kita nikmati sebagai bagian dari perjalanan cinta. Tapi hanya satu yang menyamakan kita. iya, itu Cinta.

Saat ini, kita hanya tidak bisa saling melihat mata, saling berpegang tangan dan saling menepuk bahu. itu semua penyebab kehampaan hubungan ini,ya.

Bantulah, bantulah lelakimu ini dengan tidak memandang sesering apa aku tidak memperhatikanmu

Percayalah , aku hanya belum menemukan cara yang tepat agar kamu nyaman, denganku.

|Permintaan Maaf jarak Jauh untukmu yang jauh|

Wira Garden In love

Selamat pagi sayang, sudah dipastikan kau bangun kesiangan. Ku yakin kau kelelahan menemaniku seharian kemarin. Ku menulis tulisan ini 2 jam sebelum memanjatkan doa disubuh kita.
Semoga tulisan ini menjadi pengingat kita. Obat dikala rindu.

Kemarin adalah hari mengakhiri menghilangnya kita. Ku lebih suka menyebutnya akhir dari Kebersamaan jarak jauh . Meski pertemuan kemren hanya sementara dan akan berakhir setalah 24 jam. Ah, namun Sebelumnya ku ucapkan terima kasih kehadiranmu. Sekian lama mengeluh rindu, kau akhirnya luluh untuk mengsihiku .sekali lagi, Walau hanya sehari.

Sisa-sisa lelah perjalanan kita kemrin sangat amat masih terasa. Tapi percayalah, ini adalah lelah yang paling aku suka . Menuruni lembah, menyusuri pinggiran sungai, menghitung siulan burung liar, bukankah itu menyenangkan ?

Kau ingat makan siang kita yang mesra itu? Makan siang pertama kita selama hampir 3 tahun kita bertemu .Amat spesial sekali bukan ? Namun sayang, kau tak selahap yg ku harapkan . Tapi justru karena itu kau membuatnya makin mesra. Kalimat – kalimat penuh cinta tak hentinya ku berikan padamu, kekhawatiranku akan kondisi kesehatanmu. Sayang, tetaplah sehat. Jangan sakit.

Waktu itu kita bicara banyak hal . Memang, tak semua hal harus
dibicarakan, seperti tak semua hal harus disimpan. Tapi bagiku, bukan seberapa banyak cerita apa yang kita bicarakan. Tapi seberapa lama aku bisa mendengar suaramu disisiku. Juga Ternyata, melihatmu teramat sangat membahagiakan. Mungkin Itu sebab kenapa jauh darimu sangat menyakitkan. Sangat sangat menyakitkan

kemarin, Jarum jam entah kenapa berdetak seribu kali lebih cepat dari biasanya. Sudah
jam tiga sore dan beberapa kejap lagi kita harus berpisah. Untuk beberapa waktu kemudian, setidaknya sampai pelaminan .
Bukankah itu sangat menyedihkan ? Kita tinggal dan lahir dikota yang sama. Kenapa harus memaksakan hidup seperti ini. Apa aku terlalu egois jika menahanmu untuk tetap tinggal bersamaku saja disini. Kita jalani apapun kondisinya. Yang penting bersama. Tapi ternyata tidak bisa. Tidak apa – apa..

Ah, aku memang cengeng. Kau hanya sementara disana bukan? Jadilah dosen yang budiman. Ajarkan ke para mahasiswamu untuk kuat menjalani hidup. Untuk selalu mencintai orang-orang terkasih. Yang mencintai tanpa pamrih dan lelah. Jika diantara mereka ada yang bertanya alasannya kenapa ? Ceritakanlah sebagaimana aku yang mencintaimu.

Pada akhirnya kau harus pergi. Kumohon jangan bermata sayu padaku. itu
menyakitkan sayang.
Percayalah. Kemesraan seperti kemrin, akan kita buat lagi. Bahkan kita buat lebih membahagiakan .
Sayang, Hidup yang sedang kuperisiapkan.
masih banyak bagiannya yang belum ditemukan. Maukah kau duduk sejenak
untuk bersabar? . Mungkin akan sulit dan rumit namun aku yakin kita mampu.
Maaf jika aku tergesa-gesa mengantarmu kembali. Aku yakin kau sangat tidak
menyukainya.padahal bisa saja aku memperlambat laju kendaraan lalu
berpura-pura mesinnya rusak. Dan kita bisa lebih berlama lama lagi bersama.

Atau ku biarkan kau tidur sejenak, dan ku pastikan kau mimpi indah. Dengan nyenyak dan lelap. Dan setelah itu membiarkanmu ketinggalan bis. Ah, aku selalu terlihat menyedihkan jika memintamu untuk tetap disisiku. Terima kasih sayang telah menjadi sangat baik dan dewasa. Jangan lupa selalu doa kita, segera menjadi nyata dan indah.amin

| moment di wira garden, bandar lampung |

Apriori Cinta

Sedihnya, pada abad ini – Kebenaran hanya mengenang mereka yang menang. Ketika kalah, aku harus menulis sejarahku sendiri dan siapa tahu orang-orang akan membacanya sebagai perjuangan.
pun, aku ingin yang tidak ikut bersorak ketika aku menang adalah orang yang paling membantuku untuk berdiri paling tinggi.
yang membantu menggapai Kepantasan dalam sebuah apriori cinta. ya, aku ingin itu karena cinta, yang diam dan sederhana tak banyak kata .
yang menganggap cinta adalah yang aku perjuangkan dari kemenangan-kemenangan kecil yang tidak memiliki arti bagi siapapun.
aku hanya ingin merasakan kehilangan seseorang
yang membuatku takut kehilangan seseorang. kamu !
yang juga menganggap Cinta sebagai perang. Dan ketika menang, aku telah berhasil mendapatkan kekuasaan tertinggi: dan itu bukan kesepian. apalagi kesedihan.