Home / Tag Archives: adik tersayang

Tag Archives: adik tersayang

Surat Cinta Untuk Adik

Dari hati yang terdalam, bermuara cinta yang tak tergambarkan.
Surat pendek ini bukanlah analogi kasih. Karena cinta ku padamu, tak bisa tergambar oleh apapun,dik.
tapi alangkah bersyukur , jika kau anggap ini adalah salah satu bukti rasa syukurku pada Tuhan, karena ku telah menjadi kakak dari seorang adik tersayang, yang kuat dan membanggakan.

Adikku, Siti Amsah.
Melalui surat pendek yang tak beraturan ini , ku ingin menyampaikan sesuatu yang tak sanggup ku katakan. Beribu niatan inginku ungkapkan padamu, tapi lidah kadang kelu berjuta kali. Semoga melalui tulisan ini, kau bisa semakin memaklumi bahwa kakakmu ternyata seorang pengecut pada adiknya sendiri. Pahamilah, itu karena aku terlalu sayang padamu. tak ingin membuatmu sedih berkali-kali. adikku, kau yang hanya mengerti maksud dari tulisan ini.

Kau adik perempuan satu-satunya. Yang sudah tentu ku menyayangimu dengan cara berbeda.
Dik, sampai detik ini, ku masih memikirkan . Pikiran yang selalu membayang bayang, setega inikah seorang kakak pada adiknya, sesuatu yang seharusnya tidak terjadi pada adikknya. Sesuatu yang seharusnya tidak dipikirkan oleh adiknya.
Tidakkah terlalu muda, untukmu memaklumi pada seorang kakak yang juga tak kunjung membahagiakanmu?
Usiamu yang masih hijau, harus menempa kerasnya hidup yang abu-abu, bahkan hitam kelam, legam.

Adikku, tersayang.
Dibalik rasa mengecewakannya kakakmu ini, terselip rasa bangga dan terima kasih membuncah padamu.
terima kasih ,dik. terima kasih telah memaklumiku untuk tidak merasa menyesal padamu.
Tapi ketahuilah, aku memang tidak menyesal. Tapi rasa bersalah ini, lebih dari penyesalan sepenyesal penyesalnya.
Aku merasa bersalah, bukan bermaksud membuatmu sedih. Tapi aku ingin berbagi rasa,rasa syukur. Aku bersyukur, Allah masih memberikan kesempatan padaku untuk rasa ini, rasa berslah yang membuatku terus mengevaluasi kadar sayangku padamu. Rasa yang terus memotivasi untuk menjadi seorang kakak yang di dambakan – di banggakan. rasa yang membuatku ingin terus menjadi kakak satu satunya harapan terbaik di masa depan adiknya.
Ya, meski saat ini gagal. semoga ini rasa bersalah yang positif, yang disementarakan oleh Tuhan, yang kemudian akan berbuah kebahagiaan sejati untukmu,untuk kita.

Adikku, Tersayang.
Terima kasih sudah menjadi pribadi yang kuat. bijak. baik . sholehah. terima kasih, telah menjadi adik yang sangat bisa mengerti kakakmu. tetaplah seprti ini, tetaplah.
karena dengan begitu, aku semakin bersemangat untuk mengejar harapanmu, harapanmu yang ingin menjadikan kakakmu sebagai pahlawan, harapanmu yang ingin memiliki seorang kakak yang bisa di banggakan keluarga.
Aku akan sesegera mungkin mewujudkan semua keinginanmu, terlepas banyak dari keinginanmu yang kandas . aku berjanji, dengan sejanji janjinya, hidupku akan ku pertaruhkan demi kebahagianmu. Demi apapun itu, ku lakukan agar kau tetap bisa tersenyum.

Adikku, siti amsah
Airmatamu, meski ku tak pernah melihatnya. Tapi ketahuilah, disetiap ku memandangmu. Ku temukan airmata kesedihan itu. Serapih apapun kau menyembunyikannya, ku bisa menemukannya. meski kau ubah dalam senyuman sekalipun, airmatamu masih saja tergambar.
itulah kelebihanku, kelebihan dari seorang kakak yang terlalu berhasrat ingin adiknya bahagia, kelebihan seorang kakak yang saat ini dinilai gagal dalam membahagiakan. maaf dik..

Adikku,
Ku tau kau mengagumkan, hati dan jiwamu. dikesementaraan ini, ku ingin katakan : Kuatlah terus dik, teguhlah dik,bertahanlah dik, bertahanlah sebentar lagi. mohon untuk bertahan , ini permintaan dari kakakmu , permintaan yang hanya ke dua kali ini seumur hidupku, ku meminta padamu, kau ingat? sudah pasti kau mengingatnya, karena itulah kau masih saja menunggu dengan segenap pemakluman yang luar biasa. permintaanku lagi,tunggulah..bertahanlah

Dik,
masih ingatkah kau saat kita bermain di sungai dekat rumah itu?
Saat kau luput dalam mengagumi alam. saat itu ku justru bersajak untukmu, sajak yang tak pernah tertulis. sajak yang tak pernah kau dengar pula.
Iya, sungai yang jernih alirannya itu. itulah engkau,dik. airnya jernih, sejernih belianya usiamu, airnya tenang, setenang kau menyikapi hidup. airnya sejuk, sesejuk saat aku memandang wajah ke 19 mu yang masih saja menggemaskan. Tapi bukan itu klimaks sajakku, sungai itu sangat bermanfaat bagi kehidupan. Lumut bebatuan, ikan ikanan, rerumputan yang mengapung, hidup disana. sekali lagi, engkaulah sungai itu dik, membawa kehidupan untuk ku, hidupku terasa lebih hidup saat adanya dirimu. Perjuanganku terasa lebih berjuang,saat ku berjuang demimu. meski kau keruh dan terbendung, ketahuilah dik, pesonamu tak akan hilang. kau tetap mengagumkan..

Dik,
ini adalah paragraf terakhir. berharap paragraf ini bisa menyimpulkan maksud dan tujuan dari semua tulisan ini.
Meski tidak semua terluapkan, semoga kau bisa mengambil inti yang ku maksudkan.
dik, sekalipun aku blm menjadi kakak sempurna bagimu. Ingatlah ini , kau salah satu yang kumiliki, yang terbaik dan tak tergantikan. meski ada sejuta kesempatan ku dilahirkan kembali, aku hanya ingin menjadi seorang kakak darimu. ingatlah kembali ini, jika kelak aku mungkin tak disampingmu selalu, ketahuilah bahwa aku akan selalu merindukanmu.
ah, berat rasanya jika ada kata “rindu dan perpisahan”. membayangkannya saja jika kelak kita berpisah sudah membuatku rindu. baiklah lupakan. kita urus nanti masalah ini. dik, aku mencintamu karena Allah. jika kau tak mengerti tulisan ini, Inshallah Allah mengtahui segalanya tentang do’a – do’a ku untukmu. Apapun yang terjadi didepan, jagalah dirimu, jadilah orang baik.
kumohon, bahagialah selalu..