Home / Tag Archives: sekolah lampung

Tag Archives: sekolah lampung

Jangan Bingung,itu Berat | SMK Negeri 3 Bandar lampung Saja

Saya, M.Mansyur. Hobby mengenang masa lalu. Cita – cita mendamaikan kesepian banyak orang. Tapi, saya sendiri kesusahan mendamaikan aku dengan kenangan. Masih saja ia menjadi bagian penting saat ini, untuk di bincangkan dan di hadirkan di masa depan,keindahannya. Persis,seperti postingan edisi hari ini.

Guys, pada postingan kali ini. Saya akan mengupas sedikit kenangan masa lalu. Tepatnya dimasa SMK dulu. Bukan hanya dilan yang rindu, saya pun rindu. Meski berat. Kenangan itu teramat indah dan sayang jika dibuang.

Saya akan menggunakan konsep tanya jawab, untuk menghindari kebosanan dan kejenuhan kalian dalam membaca setiap postingan saya. Pun, untuk mempermudah mengambil setiap sudut momen yang ingin saya angkat. Semoga menjadi bagian dari kenangan indah , khsusus untuk kawan seperjuangan. Juga, semoga menjadi motivasi dan evaluasi untuk saya sendiri. Beruntung jika bermanfaat bagi para pembaca sekalian 🙂

Hai, Mansyur. Dulu sekolah di SMK mana dan ambil jurusan apa?

Dulu saya sekolah di SMK Negeri 3 Bandar Lampung, jurusan Tata Busana.

Apa aja yang dipelajari di SMK jurusan tersebut?

Jurusan tata busana banyak sekali sub keilmuan yang dipelajari. Mulai dari mengenal jenis bahan, menjahit, menggambar desain, membuat pola sampai dengan tata rias. Bukan hanya itu, di tata busana juga kita diajarkan mengenal jenis warna, perpaduan dan kombinasi. Sekaligus diajarkan melukis dan menggambar dengan benar. Seru pokoknya.

Kenapa dulu memutuskan masuk SMK dibanding SMA?

Well, jujur saya termasuk dari keluarga yang pas-passan. Orientasi saya dulu selain belajar adalah bekerja. Jadi tidak heran, saat masih masa masa belajar pun, saya sudah menerima pesanan jahir dirumah sambil mencari uang tambahan. Dan syukur alhamdulillah juga selepas lulus saya diterima disalah satu butik di bandar lampung, sebagai perancang busana spesial Wanita. Nah, hal yang begini yang saya rasa tidak bisa saya dapatkan kalau saya dulu masuk SMA.

Intinya ,Karena dengan sekolah di SMK, kita diberikan kemampuan khusus sesuai dengan jurusan masing masing. Kita juga diberikan keterampilan yang bisa langsung digunakan. Setidaknya, jika kita tidak diberikan kesempatan oleh Allah untuk kuliah, kita masih bisa berkarya dengan segenap keterampilan yang ada.

Kamu sendiri setelah lulus SMK, lanjut kuliah atau tidak. Jika iya, dimana dan jurusan apa?

Saya sendiri alhamdulillah lanjut kuliah. Setelah saya lulus SMK saya bekerja, kemudian diberikan kesadaran untuk mengetahui bahwa pengetahuan dan wawasan keilmuan lain juga sangatlah penting. Dan alhamdulillah saya juga dulu diberikan kemampuan finansial hasil dari pekerjaan saya, dan di tambah dengan bantuan dari seorang kakak. So, saya lanjutkan kuliah di IAIN Raden Intan Lampung, Fakultas dakwah ,Jurusan Komunikasi dan penyiar islam.

Apa alasan kamu mengambil jurusan kuliah tersebut?

Saya memiliki ketertarikan khusus dibidang jurnalistik , khsusunya yang berkaitan dengan Public Speaking. Seperti presenter, reporter dan lain lain. Saya menyukai dunia entertaintment juga. Dan saya lihat, di jurusan komunikasi ini saya merasa menemukan diri yang sebenarnya. Apalagi nilai plus dari jurusan ini adalah, saya diajarkan juga mengenal diri sebagai muslim sejati, yang diajarkan untuk tetap menegakkan dakwah apapun kondisi dan profesinya. Tetapi, bukan berarti dengan alasan ini, saya merasa menyesal dulu sekolah di SMK. Justru, saya bisa kuliah karena keterampilan saya sebagai desainer, saya membiayai kuliah saya hampir sepenuhnya didapat dari kerja sebagai desaianer waktu itu. Saya bekerja sambil kuliah sampai semester 5. setelah itu, saya mulai disibukan dengan konsentrasi jurusan kuliah. Saya mulai aktif berkarir di dunia entertain, menjadi MC , Presenter dan penyiar radio. Tapi perlu diketahui, sepenjang karir saya di dunia public speaker, keahlian saya sebagai desainer sangat amat membantu dalam kelancarannya.

Sekali lagi, saya tidak merasa sia sia pernah belajar di SMK. Justru, karena dari smk lah, saya belajar etos kerja, disiplin kerja dan bagaimana menjalankan bisnis berbasis keterampilan. Bahkan, sampai saat tulisan ini diketikpun, saya masih menjalankan projek saya sebagai desainer. Menerima pesananan busana dan merancang busana.

Waktu kuliah, merasa canggung atau minder nggak dengan lulusan dari SMA?

Justru saya merasa bangga sekali pernah belajar di SMK N 3 Bandar Lampung. Saya memiliki ketarampilan yang khsuus dan jelas. Dibanding banyak rekan saya yang masih kebingungan dengan keahlian yang ia miliki. Saya merasa punya nilai lebih, salah satunya adalah kuliah sambil bekerja.

Justru, hal yang membuat saya minder adalah, ketika saya tahu kampus saya ini adalah berbasis islami. Pun, rekan sekelas saya adalah orang-orang yang sangat berbakat dibidang agama, sebagain besar lulusan pesantren dan minimal MAN ( Madrasaah Aliah Negeri). Saya minder karena ternyata pengetahuan dan wawasan agama saya sangat amat lemah. Tapi dengan adanya keminderan tersebut, saya semakin termotivasi untuk bisa bangkit dan bangkit.

Siapa yang paling menginspirasi kamu di masa sekolah atau kuliah?

Orang tua, dan kakak adik. Mereka semua adalah manusia keren. Meski mereka rata rata lulusan SD Dan SMP. Kerja keras dan kesadaran akan pentingnya ilmu pngetahuan sangat di agungkan. Saya bangga memiliki mereka. Gelar sarjana saya untuk mereka, karena di keluarga saya hanya saya yang bertitle S1.

Kasih tips dong buat anak SMK, supaya bisa bersaing di kampus dan dunia kerja!

TIPS Pertama, Kesadaran dan kepekaan tentang persaingan masa depan harus tumbuh dari sekarang. Tetapi perlu diketahui, persaingan yang akan datang bukan tentang pekerjaan dan keterempilan saja. Tetapi juga tentang kecakapan wawasan dan ilmu pengetahuan. Nah, jika ingin menjadi pekerja, jadilah pekerja yang cerdas dan pintar. Agar tidak mudah di bohongi mitra kerjanya. Jalan yang saya tempuh saat ini adalah, menyempurnakan keahlian saya sebagai desainer, dengan wawasan keilmuan bidang lain. Salah satunya adalah dibidang dakwah. Saya ingin menjadi pebisnis busana yang mengutamakan nilai nilai keislaman dan syariat.

Tips berikutnya, harus optimis dan percaya diri. Ini yang sangat penting. Yang namanya persaingan, tentulah mencari siapa yang terbaik. Dan untuk meraih terbaik, salah satu prosesnya adalah raih dengan percaya diri dan keoptimisan bahwa saya mampu.

Artikel lain tentang saya, klik DISINI .